
Perkembangan FPS dari Era Jadul hingga Sekarang
Ketika bicara FPS, banyak gamer langsung teringat pada game
klasik seperti Doom atau Counter-Strike. Genre ini memang sudah hadir sejak
lama dan terus berkembang mengikuti teknologi. Pada era awal, FPS masih
sederhana dengan grafik pixel, map linear, dan gameplay cepat tanpa banyak
mekanik rumit. Namun justru kesederhanaan itulah yang membuat genre ini
terkenal.
Seiring waktu, FPS mulai memasuki era 3D yang lebih matang
dengan hadirnya Quake dan Unreal Tournament. Gerakan pemain lebih bebas,
senjata lebih variatif, dan efek visual lebih hidup. Dominasi ini kemudian
diperkuat oleh game seperti Counter-Strike yang membawa elemen taktis dan
permainan tim yang lebih serius. Tak lama setelah itu, Call of Duty mengubah
industri dengan pendekatan sinematik dan misi intens yang membuat pemain serasa
berada di medan perang sungguhan.
Zaman modern menghadirkan FPS yang semakin realistis, baik
dari segi grafik, suara, maupun animasi. Bahkan beberapa judul memasukkan unsur
open world, survival, hingga RPG. Selain itu, mode online yang semakin
berkembang membuat FPS semakin panjang umur berkat kompetisi dan update rutin
dari developer. Kini, genre ini tetap menjadi primadona baik untuk gamer kasual
maupun pemain yang serius di ranah eSports.
Deretan Game FPS Terpopuler dari Masa ke Masa
1. Doom (1993)
Doom adalah tonggak awal genre FPS modern. Meski grafiknya sederhana, game ini
menawarkan pengalaman baru pada masanya: sudut pandang orang pertama, musuh
yang beragam, dan tingkat aksi yang sangat cepat. Doom menjadi fondasi bagi
banyak FPS yang muncul setelahnya.
2. Quake
Quake memperkenalkan grafik 3D yang benar-benar revolusioner. Gameplay cepat
dengan senjata-senjata ikonik membuatnya digandrungi pemain kompetitif. Hingga
kini, nama Quake masih dihormati sebagai salah satu pionir FPS multiplayer.
3. Counter-Strike 1.6
Inilah game yang membesarkan nama “FPS warnet” di Indonesia. Counter-Strike
berhasil menggabungkan aksi cepat dengan gameplay taktis. Map seperti Dust2 dan
Inferno menjadi legenda yang terus dimainkan hampir dua dekade kemudian.
4. Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO)
Lanjutan dari kesuksesan versi klasik, CS:GO menguasai dunia eSports FPS selama
bertahun-tahun. Gameplay-nya sederhana namun sangat kompetitif, menjadikannya
salah satu game FPS paling populer sepanjang masa.
5. Call of Duty 4: Modern Warfare
Game ini mengubah wajah industri FPS. Pendekatan sinematik, cerita yang kuat,
serta mode multiplayer yang seru membuat Modern Warfare menjadi tonggak penting
dalam perkembangan FPS modern.
6. Battlefield 3
Battlefield dikenal dengan pertempuran besar yang realistis, kendaraan yang
bisa dikendalikan, dan map luas yang menuntut kerja sama tim. Battlefield 3
adalah salah satu seri yang paling dipuji hingga kini.
7. Left 4 Dead 2
Meskipun bukan FPS kompetitif, Left 4 Dead 2 menjadi FPS co-op paling populer
sepanjang masa. Gameplay cepat melawan zombie, mode multiplayer yang unik, dan
komunitas modding yang besar membuatnya tetap hidup hingga sekarang.
8. Overwatch
Overwatch membawa angin segar dengan menggabungkan elemen MOBA dan kelas hero
yang berbeda. Setiap karakter punya kemampuan unik, membuat permainan lebih
variatif dan menarik. Overwatch pernah merajai kompetisi eSports global.
9. Apex Legends
Saat battle royale sedang booming, Apex Legends masuk sebagai game yang sukses
besar. Movement cepat, kemampuan tiap karakter, dan kombinasinya dengan elemen
FPS tradisional membuatnya menjadi salah satu game terpopuler saat ini.
10. Valorant
Valorant menggabungkan gaya FPS taktis ala CS dengan karakter berkekuatan unik.
Pendekatan ini membuat Valorant cepat populer di kalangan gamer eSports. Skill
mekanik dan strategi tim sangat menentukan hasil permainan.
Game-game FPS terus berkembang dari waktu ke waktu, namun
satu hal tetap sama: sensasinya tidak pernah membosankan. Mulai dari
tembak-tembakan cepat ala Doom hingga gameplay taktis modern seperti Valorant,
genre FPS selalu berhasil memberikan pengalaman yang menegangkan dan
menyenangkan.
Dari daftar di atas, game mana yang menurut kamu paling
berpengaruh atau paling sering kamu mainkan?
